Warung Bebas

Selasa, 29 November 2011

UNTITLED

Mungkin aku tak pahami bahasa yang kau utarakan,tapi ku tau apa yang kau rasa. Kucoba setia pada siang yang mengantar sore menuju senja,senja yang slalu setia dengan gurat-gurat jingganya.

Lalu malam ketika goresan goresan orange dicabik oleh kelamnya malam aku tak sembunyi, kuceritakan padamu sebelum jiwaku ditikam hitam. Aku begini adanya hitam putih warna yang kau suka,kujadikan warna baru dalam perjalanan hari hariku. Kaulah bidadariku bersayap putih indah cahayamu usir gelapku deru jiwa kesepian kau usir dengan kelembutanmu.

Sungguh aku rasakan semua itu mendapatkan kasih dan ketulusanmu,dan mencintaimu adalah anugrah. Walau hati gundah.. Kau tetap penyejuk yang dapat menenangkan jiwa,jiwa yang di rudung kelam hatiku dan hatimu saling menyapa penuh asa. Langit senja.. Akankah mengukir nama kita..?? Entahlah.. Angin dingin mungkin menghapus atau menyembunyikannya seiring luka yang aku torehkan dihatimu
Aku dan cinta telah melukai hatimu. Meski malam ini terus saja kupaksakan tangan menggoreskan kata,berdebat dengan pena,cinta dan sayang.

Kebodohan dan luka yang tlah nyata aku berikan. Sudah larutkah malam ini..?? Lalu bahasa apa lagi yg bisa kugoreskan sebagai kata "Maaf" untuk bidadari lembut dalam hatiku yang kini berkabut berlapis kerudung mendung. Luka yang tak sengaja aku torehkan kucintai tapi kulukai. Seluruh rangkaian bintang,rembulan dan hembusan malam memakiku aku pasrah,aku kalah dan kurasakan juga luka itu. Tapi mengertilah.. Bahwa hatiku mengatakan "aku sungguh cinta dan menyayangimu"
Kamu benar.. Aku naif,egois, aku jahat. dan mungkin masih banyak gelar lain seperti itu buatku.

Jika maaf tak mampu mengembalikan senyummu jika cinta bagimu adalah kebohongan, dan kepergian adalah jawaban. Aku pamit sekalipun keinginan itu tak ada. Aku memang penghuni yang tak tau diri bahkan disaat hatimu tlah kumiliki mungkin seharusnya aku tidak pernah ada disini. Ditempat kau tengah meraih lembar demi lembar bahagiamu tanpa harus meneteskan air mata bahkan merasakan pilu. Maafkan hati dan cinta yang telah melukaimu. Jika kepergianku adalah jawaban kembalinya indah senyummu.

I Always Love You..

0 komentar em “UNTITLED”

Posting Komentar